Kamis, 01 Agustus 2013
Semoga Cinta Terjaga Selamanya
"akan indah pada saatnya nanti"
inilah kalimat yg sering ku dengar dan baca saat ku merasa sendiri, lebih tepatnya kesendirianku dalam menyendiri.
namun kini, saat-saat indah hadir di depan mataku, saat-saat harapan dikala ku menunggu ketidakpastian hadirmu disini, di hatiku, di jiwaku, dan didalam kehidupanku.
kau hadir membawa harapan atas kegelisahan dalam kesendirianku, kau hadir memberikan secercah cahaya dalam kegelapan hatiku, kau hadir dg kesejukan warna yg kau torehkan dalam hidupku. semoga ini untuk selamanya.
hadirmu adalah karunia Allah untukku, seperti lirik lagu berikut ini:
Mengharungi samudera mahligai nan suci
Penuh gelombang silih berganti
Semua adalah ujian penguat cinta
Bila hati bicara
Kekadang tak perlu terucap kata kata
Untuk selami dalamnya hatimu
Susah senangmu jadi bahgian hidupku
Karena hati bicara
Kata menjelmakanmu kisah berjutakan cerita
Hadirmu dihidupku memberikan berjuta makna
Karunia Illahi mempersatukan dua hati
Kurasa yang kau rasa karena hati bicara
Kekadang tak perlu terucap kata kata
Untuk selami dalamnya hatimu
Susah senangmu jadi bagian hidupku
Karena hati bicara
Kata menjelmakanmu kisah berjutakan cerita
Hadirmu di hidupku memberikan berjuta makna
Karunia Illahi mempersatukan dua hati
Kurasa yang kau rasa karena hati bicara
#2
Tak pernah terlintas di benakku
Saat pertama kita bertemu
Sesuatu yang indah tumbuh dalam gundah
Harum dan merekah
Tulus hatimu buka mataku
Tegar jiwamu hapus raguku
Memboncah di hati harapan dan suci
Menyatukan janji
Bunga-bunga cinta indah bersemi
Diantara harap pinta padanya
Tuhan tautkanlah cinta di hati
Berpadu indah dalam mihrab cinta
Jumat, 15 Februari 2013
Arti DIAM-ku
Bila sadar siapa diri, tentulah aku takkan se-sombong ini
Bila sadar kemampuan diri, tentulah aku takkan se-angkuh ini
Ya!! Sombong dan angkuh sering di sematkan oleh mereka2 yg ingin berkenalan denganku
Sombong?
Angkuh?
Benarkah aku seperti itu?
Apakah DIAM menandakan sikap kesombongan?
Apakah tak hirau perkenalan menandakan sikap keangkuhan?
Duhai malangnya diri yg sedang belajar mencari jati diri
Sekasar itukah penobatan mereka terhadapku?
Duhai kaum adam, begitu keraskah diriku dihadapan kalian?
Sehingga tak sedikit orang yg memintaku untuk mengurangi sombong dan angkuh
Astaghfirullahal’adzim
Tuhan, peringatkanlah aku bila ku salah?
Salahkah bila aku tak ingin mereka berharap?
Justru karena aku sadar diri,
Aku memilih untuk DIAM
Diamku, adalah keraguan dan kebimbangan hati
Diamku, adalah ketegasan untuk berkata “TIDAK”
Senin, 13 Agustus 2012
ini impian-qu
terinspirasi setelah mengikuti kegiatan "Tanam Mimpi", aku jadi ingin menuliskan mimpi-mimpiku dan berharap jadi kenyataan.
impian-Qu:
(1) th 2012 (usiaku ke-26) : aku ingin menikah dengan lelaki soleh pilihan Allah
(2) th 2013 (usiaku ke-27) : aku ingin menjadi pembina di kegiatan ekstra/pengembangan diri SMK Nesaba dan membentuk study club bagi siswa-siswa SMK Nesaba
(3) th 2022 (usiaku ke-36) : aku ingin menjadi Kepala Sekolah di SMK Nesaba
(4) th 2032 (usiaku ke-46) : aku ingin menjadi Pengawas SMK di Indramayu
Target yang harus dicapai saat ini adalah:
(1) Hapal juz 30 (akhir th 2012 harus tercapai)
(2) Menyelenggarakan Training Motivasi di SMK Nesaba untuk meningkatkan semangat belajar bagi siswa/i SMK Nesaba (antara th 2012 atw awal th 2013)
Seseorang yang menjadi panutanku adalah:
(1) Rasulullah saw
(2) Asiyah, istri Firaun
(3) Maryam, ibunda nabi Isa
(4) Khodijah binti khuwailid, istri nabi Muhammad saw
(5) Fatimah, putri kesayangan Rasulullah
Rabu, 13 Juni 2012
Perjalanan yang belum berakhir
Tak ingin ku sesali semua yg telah ku lalui, karena aku yakin ini adalah Takdir yg harus aku jalani. Menyesal, mungkin sempat terlintas sebagai kewajaran karena aku sebagai manusia. bersyukurlah diriku karena Allah menjawab doa-doaku dengan cara-Nya dan membimbingku dengan cara-Nya pula, meski perih dan sakit diawal bahkan sempat kecewa dan marah, namun kasih-sayangNya melumpuhkan kerasnya hati ini. setiap orang yang hadir dalam hidupku, baik itu membawa kabaikan atau keburukan, semua merupakan pembelajaran buatku. ku coba mengikhlaskan semua yang terjadi, memaafkan yang pernah menyakiti, memohon maaf atas kesalahan diri, karena hanya inilah pilihan yang harus aku pilih. hidup ini terus berjalan, dan aku pun harus siap dihadapkan dengan persoalan-persoalan yang mengguncang jiwa, menguras pikiran dan tenaga,menyayat hati, karena ini jalan yang aku pilih. tak ada pilihan lain selain berdoa, berusaha, bersabar, dan mengikhlaskan. so, tak perlu khawatir lagi dengan kehidupan yang akan datang, selama Allah masih/tetap bersamaku dan aku masih menjadi hamba-Nya.
Senin, 09 April 2012
Dibalik Peristiwa
aku terkejut membaca sebuah pesan dari salah satu teman di fb. inisialnya A
A : setaun yg lalu akang ninggalin mantan akang...padahal akang udah pernah tidur sama dia (maaf) kamu bisa tebak lah perpisahan akang ma cewe itu ga baik2...akang pernah minta maaf tp cewe itu blm maafin akang sampe skrg...dia sangat sakit hati sama akang...bukanya akang ga mo tanggungjawab atas perbuatan akang...tp akang pikir kalo emg ga cocok buat apa diterusin...
skrg yg akang takutin kalo cewe itu dtg lagi dikehidupan akang sama istri akang...kalo istri akang tau masa lalu akang menurut km dia bakal benci apa ga ma akang?
akang takut cewe itu ngebongkar kejahatan akang dulu...ga kebayang kalo suatu hari anak istri akang melihat video2 mesum akang ma dia (maaf) dulu kami suka mengabadikan kemesraan kami di hp..mgkn dia msh simpan...akang ga tau pasti krn udh lama ga pernah komunikasi lg ma dia...krn itu akang melarang istri punya fb...akang takut mantan akang menemukan istri akang n tau pernikahan ini...akang sengaja menutup fb lama biar gada yg tau akang udah nikah...akang harus gimana menurut kamu?
W : sampai kpn akang menutupi masa lalu akang? lebih baik ceritakan saja semuanya ke istri akang, mengenai istri akang benci atw tidak itu resiko yg harus akang terima
A : istri syg bgt ma akang pasti dia bisa nerima akang apa adanya bukan?
tp akang bingung mengawalinya bagaimana..n kapan waktu yg tepat untuk bicara...akang baru nikah..masih hangat2nya...
apalagi biasanya cewe suka penasaran untuk mengungkap lbh detail..apalagi kalo nanti diungkit2..akang sebenarnya pgn ngelupain masa lalu ni...tp tak pernah bisa...ini slalu menghantui hati kecil akang sejak pertama akang pergi dr cewe itu...akang jg takut karma itu berlaku untuk kehidupan akang di masa depan...
W : entahlah, akang yg seharusnya lebih mengenal istri akang. mengenai karma, sy kurang tahu, yg pasti apa yg qt tanam itu yg akan qt tuai. mengenai perbuatan akang, mungkin akan ada balasannya, sy rasa akang lebih memahami hal ini.
A : akang kenal istri baru beberapa bulan...tak mudah mengenal seseorang secara utuh...buktinya wanita yg sangat akang cintai dulu...yg akang pacarin bertahun2...skrg jadi musuh besar akang (mantan terakhir yg akang ceritain tadi) manusia itu berubah setiap detik...
yg pasti skrg akang takut kehilangan istri akang setelah perjuangan akang berbulan2 mencari jodoh...byk wanita yg akang cinta..akang dekatin n akang ajak menikah...tp akang slalu ditolak slama hampir 6lanan lbh sejak pisah dr mantan akang...tp akhirnya N yg menerima...N ibarat anugrah buat akang ditengah keputusasaan akang mencari org yg mencintai akang..akang sempat takut gada wanita yg cinta lg ma akang setelah akang pernah jahatin wanita...
W : rasa bersalah akang adalah resiko dari perbuatan akang sendiri. menurutku lebih baik N mengetahui hal ini dari akang bukan dari orang lain.
begitulah komunikasi antara aku dg A melalui pesan di fb. sungguh tercengang dan tak disangka. si A yg selama ini bila berkomunikasi layaknya ikhwan yang menjaga diri namun ternyata tak ubahnya cowo yg suka bermaksiat. rasa kasihan terhadap temanku si N sempat terlintas, namun apalah hak-ku? hanya bisa berharap keutuhan rumah tangga mereka dan saling menerima masa lalu mereka masing-masing. berharap kebaikan untuk kehidupan mereka. dan kini, ditambah lagi ketika ada seorng murid cowo yg menceritakan masa lalunya bahwa dia pernah menggunakan narkoba, minuman keras dan nge-sex dg beberapa temen cewenya. ampun deh, pergaulan anak zaman sekarang. aku yang selalu di didik kedua orangtuaku untuk takut pada Allah dan diajarkan nilai-nilai agama, kini harus dihadapkan dengan problematika yang berbeda jauh dengan lingkunganku selama ini.
Mungkinkah ini pelajaran dariMu, Tuhanku?
kau menghadirkan mereka dalam hidupku dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ku ajukan kepadaMu dalam doa-doaku?
dan kini, apa yang harus ku perbuat?
Rabu, 08 Februari 2012
Tentang Seseorang

semua berlalu begitu cepat
tak terasa semua telah berubah
hidupku, pilihanku, dan kisahku
menutup lembaran lama, membuka lembaran baru
pertanyaanku, perubahanku ini karena siapa dan untuk apa?
ku akui ada perubahan dalam diri ini,
haruskah ku lari dari semua ini
ataukah kuhadapi dan jalani kemisterian ini?
bagaimana ku bersikap?
diamkah? atau berbuat apa?
kenapa kau membuatku bingung?
di saat ku mulai mendekati, kau terasa jauh
namun dikala ku ingin menjauhimu, kau malah mendekatiku
kenapa kau membuat hatiku jadi ragu dan bimbang?
bisakah kau memastikan hati ini adalah untukmu seorang?
bisakah kau meyakinkan diri ini adalah milikmu seorang?
duhai seseorang yang jauh dimata, dekat dihati
dengarlah suara hati ini,
bisakah kau sapa lembut kegelisahan jiwa ini?
andai kau lebih peka dan mengerti keterbatasan diriku,
andai mau mencoba memahami gejolah jiwaku
mungkin kebahagiaan dan ketenangan hidup ku raih
mungkinkah?
entahlah!
kau membuatku ragu.
Selasa, 31 Januari 2012
siswaku, ladang amalku

setiap orang tua akan merasa bangga ketika anaknya berperilaku baik dan patuh, demikian juga seorang guru. hari ini, ada sebuah perasaan yg aneh. ketika melihat murid-muridku mengerjakan soal dengan gaya mereka masing-masing, aku terkenang kembali ketika aku menjadi seorang siswa dulu. mereka bertingkahlaku dan berkepribadian yg beraneka ragam. akan sulit memang untuk bersikap adil, karena 1 guru berhadapan dengan +- 40 siswa/kelas dan menanggapi +- 40 karakter. tak banyak yang kuharapkan dari mereka, tak dipungkiri ketika ada murid yang baik dan patuh alias hadir selalu, tiap tugas mengerjakan dan tiap ulangan mendapatkan nilai yg memuaskan, ada rasa bahagia yg hadir dibenakku. tapi, justru lebih berwarna ketika murid-murid dengan karakter unik mereka yang justru memberikan gairah baru untuk mengembangkan potensi diri dalam menangani permasalahan yang terjadi. ada sebagian murid yang hanya dengan ucapan, mereka mengerti dan patuhi, namun ada juga sebagian murid yang harus menggunakan tindakan barulah mereka menyadari. kelemahanku adalah tak bisa bersikap keras ataupun kasar kepada mereka. menurutku, ketika kita mengajarkan kebaikan tak perlu dengan sikap yg keras. bukankah jika kekerasan dibalas kekerasan maka akan semakin keras? bahkan bisa-bisa hancur tak terkendali. bagiku, mereka bisa terbuka dan mau menerima saranku, itu sudah lebih dari cukup. setidaknya mereka bisa berbagi permasalahan yang mereka hadapi dan aku bisa belajar dari mereka tentang arti kehidupan. setiap guru pasti berharap kebaikan bagi murid-muridnya, begitupun dengan aku berharap mereka bisa menjadi manusia yang baik dan berguna bagi yg lainnya. mereka adalah ladang amal untukku, jadi harus ditanam dengan sesuatu yang baik agar menghasilkan sesuatu yang baik pula.
penampilan luar ternyata lebih menarik

tak salah jika menilai seseorang dari penampilannya, karena ketika pertama kali bertemu, keindahan yang terlihat di mata akan menuju ke hati :) tp perlu diketahui juga bahwa terkadang kemasan luar bisa menipu, ko bisa?
saya ibaratkan kepribadian seseorang ada yg seperti kedongdong, dari luar tampak indah, segar, menarik dan menggiurkan. ketika kita memakannya mungkin ada rasa manis dan kecut bahkan kita bisa terluka karena duri-duri biji kedongdong yg kasar dan bahkan membuat gusi berdarah. ada juga seseorang yg diibaratkan seperti rambutan, dari luar tampak semrawut dan urak-urakan namun dalamnya begitu bersih dan polos. menurutku, penampilan luar belum menjamin seseorang itu memiliki kepribadian yg baik atw buruk. kita akan mengenalnya ketika kita saling bertemu dan berkomunikasi. dari sanalah kita akan mengetahui apakah dia seseorang yg baik atw buruk.
penampilan bisa juga sebagai identitas dari seseorang. bahkan ada yg melihat kepribadian seseorang dari pakaian yg dikenakan. tapi tidak menutup kemungkinan bahwa jika penampilan luar tampak bagus maka didalamnya pun pasti bagus. yah, silahkan saja anda menilai seseorang dilihat dari penampilan luarnya saja, atau mengenalnya lebih dekat, atau kedua-duanya, itu tergantung selera anda :) tp waspadalah, hati orang siapa yg tahu.
Minggu, 29 Januari 2012
Hanya Pada-Mu
kala kabut menghambat pandanganku,
aku bertahan dan berdoa
Tuhan, selamatkanlah aku
kala mentari terbit dan bersinar menyapa indah pandanganku,
aku bertahan dan berdoa
Tuhan, selamatkanlah aku
kala pelangi mempesona pandanganku,
aku bertahan dan berdoa
Tuhan, selamatkanlah aku
kala jiwa, hati dan raga ini menjerit
aku bertahan dan berdoa
Tuhan, selamatkanlah aku
meski aku ditakdirkan hidup sendiri di dunia ini
aku bertahan dan berdoa
Tuhan, selamatkanlah aku
aku bertahan dan berdoa
Tuhan, selamatkanlah aku
kala mentari terbit dan bersinar menyapa indah pandanganku,
aku bertahan dan berdoa
Tuhan, selamatkanlah aku
kala pelangi mempesona pandanganku,
aku bertahan dan berdoa
Tuhan, selamatkanlah aku
kala jiwa, hati dan raga ini menjerit
aku bertahan dan berdoa
Tuhan, selamatkanlah aku
meski aku ditakdirkan hidup sendiri di dunia ini
aku bertahan dan berdoa
Tuhan, selamatkanlah aku
Sabtu, 28 Januari 2012
saya ingin jadi manusia baik
kebingungan sesungguhnya berasal dari kecemasan diri sendiri,mengkhawatirkan sesuatu yg terlalu berlebihan, mengkhayalkan peristiwa yg belum tentu seperti apa kejadiannya. menerima pendapat seseorang mungkin bisa mempengaruhi keyakinan ataupun pemahaman diri. semua tergantung bagaimana cara kita menyikapi setiap persoalan hidup yg dihadapi. hidup ini pilihan, semua tawaran memang menarik hati untuk memilih, namun sayang tak semua yg ditawarkan hidup ini baik untuk kita pilih. ada hal-hal yang membutuhkan pertimbangan terlebih dahulu sebelum memilih. sebaiknya, disesuaikan dengan kondisi yg kita alami. apa pun yg menjadi pilihan mestilah disesuaikan dengan kemampuan yg dimiliki, karena bagaimana pun juga pertanggungjawaban merupakan resiko dari tiap pilihan.
saat ini saya memilih untuk menjadi manusia yg baik. karena hanya dengan kebaikan maka hidup sy akan baik. meski tak semudah yang saya ucapkan atau sy tulis, namun kenyataannya saya merasa belum menjadi manusia yg baik. terkadang sy masih suka mendzolimi diri saya sendiri, mengabaikan hak-hak orang lain terutama orang tua,belum mampu memberikan yg terbaik untuk banyak orang. ini lah yg menjadi dasar mengapa saya harus menjadi manusia baik.
saat ini sy berusaha meminimalisir doktrin-doktrin yg pernah mempengaruhi hidup saya, karena saya yakin Allah takkan pernah meninggalkan dan membiarkan saya dalam kebingungan yg berkepanjangan. bukankah Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang? hal inilah yg memberikan harapan untuk saya memperbaiki diri. terserah orang lain menilai saya telah berubah, sy telah kembali pada kejahiliahan, sy telah terkontaminasi oleh pemikiran-pemikiran yg salah. satu hal yg pasti Allah Maha Tahu :) cukuplah Allah sebagai penolong dan pelindung dalam hidup yang saya jalani. bukankah semua kejadian yang saya alami adalah Ujian dari-Nya? dan saya yakin Allah akan memberikan jawaban dari persoalan-persoalan hidup yang mesti saya selesaikan. yang saya butuhkan adalah kekuatan untuk bertahan dan melanjutkan perjalanan hidup ini. apa pun yg terjadi nanti, saya harus siap menanggung resiko atas pilihan yang saya pilih. sy masih punya Allah, inilah kekuatan yang membuat saya tetap bertahan menjadi seorang muslim.
saat ini saya memilih untuk menjadi manusia yg baik. karena hanya dengan kebaikan maka hidup sy akan baik. meski tak semudah yang saya ucapkan atau sy tulis, namun kenyataannya saya merasa belum menjadi manusia yg baik. terkadang sy masih suka mendzolimi diri saya sendiri, mengabaikan hak-hak orang lain terutama orang tua,belum mampu memberikan yg terbaik untuk banyak orang. ini lah yg menjadi dasar mengapa saya harus menjadi manusia baik.
saat ini sy berusaha meminimalisir doktrin-doktrin yg pernah mempengaruhi hidup saya, karena saya yakin Allah takkan pernah meninggalkan dan membiarkan saya dalam kebingungan yg berkepanjangan. bukankah Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang? hal inilah yg memberikan harapan untuk saya memperbaiki diri. terserah orang lain menilai saya telah berubah, sy telah kembali pada kejahiliahan, sy telah terkontaminasi oleh pemikiran-pemikiran yg salah. satu hal yg pasti Allah Maha Tahu :) cukuplah Allah sebagai penolong dan pelindung dalam hidup yang saya jalani. bukankah semua kejadian yang saya alami adalah Ujian dari-Nya? dan saya yakin Allah akan memberikan jawaban dari persoalan-persoalan hidup yang mesti saya selesaikan. yang saya butuhkan adalah kekuatan untuk bertahan dan melanjutkan perjalanan hidup ini. apa pun yg terjadi nanti, saya harus siap menanggung resiko atas pilihan yang saya pilih. sy masih punya Allah, inilah kekuatan yang membuat saya tetap bertahan menjadi seorang muslim.
Senin, 23 Januari 2012
Kerinduan yang Mendalam
ada kisah seorang istri yg merindukan suaminya nan jauh di seberang pulau. mereka menikah dalam hitungan hari, namun karena pekerjaan, akhirnya suaminya mesti pergi jauh meninggalkan istri tercinta. karena mereka telah berkomitmen, meski jarak dan waktu memisahkan mereka, toh kerinduan mereka masih bisa tersalurkan melalui fb, dan terkadang telp/sms jika signal mendukung. terkadang sang istri menulis dalam statusnya mengungkapkan betapa rindunya ia pada suami tercinta, berdoa dan berharap kebaikan bagi suaminya. meski jauh, terkadang keributan-keributan kecil mewarnai hari-hari mereka, entah karena sms yg lama dibalas, atau telp yg ngga diangkat-angkat, hmmm mendengar cerita temanku ini, membuatku jadi tersenyum-senyum sendiri. aku berusaha merasakan kerinduan yang dialami temanku ini, pastinya kerinduan yang mendalam, bagaimana tidak? mereka baru saja dipersatukan dalam pernikahan, dimana masa-masa indah berdua bernuansakan surga dunia, kata orang-orang hehehe kemudian terpisah karena pekerjaan yg menuntut mereka hidup berjauhan.
betapa bahagianya sang istri menanti kehadiran sang arjuna dari pulau seberang, dengan membawa rindu yang menggunung dan cinta kasih yang terpendam, haduuuuh tak dapat kubayangkan, hahahaha
dag dig dug getaran jantung sang istri dalam menghitung hari, menanti hari perjumpaan dg sang pujaan hati, yg selama ini hanya mengetahui kondisi suami lewat foto-foto yang dikirimkan kepadanya, akhirnya dapat melihat langsung wajah dan sosok suami yang menggairahkan semangat hidupnya. semoga hari itu segera tiba, mungkin inilah harapan sang istri dalam hatinya.
Tuhan, sungguh indah rancangan takdir yang kau gariskan pada sepasang keturunan adam-hawa ini, smoga kebahagiaan selalu menyertai hari-hari mereka, amiin.
betapa bahagianya sang istri menanti kehadiran sang arjuna dari pulau seberang, dengan membawa rindu yang menggunung dan cinta kasih yang terpendam, haduuuuh tak dapat kubayangkan, hahahaha
dag dig dug getaran jantung sang istri dalam menghitung hari, menanti hari perjumpaan dg sang pujaan hati, yg selama ini hanya mengetahui kondisi suami lewat foto-foto yang dikirimkan kepadanya, akhirnya dapat melihat langsung wajah dan sosok suami yang menggairahkan semangat hidupnya. semoga hari itu segera tiba, mungkin inilah harapan sang istri dalam hatinya.
Tuhan, sungguh indah rancangan takdir yang kau gariskan pada sepasang keturunan adam-hawa ini, smoga kebahagiaan selalu menyertai hari-hari mereka, amiin.
Cintamu Menyapaku ^_^
bila cinta mulai bicara, logika seolah terbelenggu
aktivitas yg biasanya lancar, terganggu karena virus cinta yang menguasai hati
pekerjaan jadi tersendat-sendat,
konsentrasipun jadi terhalang bayangan si "dia",
tiap waktu memikirkannya,
hasrat selalu ingin berkomunikasi, namun sayang rasa malu ini begitu besar sehingga hanya mampu menebak, sedang apa kiranya "dia" disana?
ada rasa takut, mungkinkah cintaku bertepuk sebelah tangan?
tp lebih takut lagi jika dia takkan pernah tahu klo aku mencintainya.
beberapa hari ini tema cinta sungguh menarik perhatianku
adakah yg dapat menjelaskan padaku, apa yg mesti kulakukan?
rasa ini sungguh menyiksaku,
aku terbelenggu oleh perasaanku sendiri,
seandainya cintaku bersambut, mungkinkah rasa ini kan mereda?
duhai hati yang sedang kasmaran,
inikah rasa cinta itu?
duhai jiwa yang melayang,
mungkinkah kau kembali berpijak pada tempatmu?
pesonamu sungguh mewarnai hidupku
kebaikanmu mengalihkan perhatianku
senyumanmu mendamaikan hatiku
semoga hidupku dan hidupmu dapat menyatu
dalam pelabuhan cinta
dan bersama mengarungi samudera kehidupan
hingga akhir masa
aktivitas yg biasanya lancar, terganggu karena virus cinta yang menguasai hati
pekerjaan jadi tersendat-sendat,
konsentrasipun jadi terhalang bayangan si "dia",
tiap waktu memikirkannya,
hasrat selalu ingin berkomunikasi, namun sayang rasa malu ini begitu besar sehingga hanya mampu menebak, sedang apa kiranya "dia" disana?
ada rasa takut, mungkinkah cintaku bertepuk sebelah tangan?
tp lebih takut lagi jika dia takkan pernah tahu klo aku mencintainya.
beberapa hari ini tema cinta sungguh menarik perhatianku
adakah yg dapat menjelaskan padaku, apa yg mesti kulakukan?
rasa ini sungguh menyiksaku,
aku terbelenggu oleh perasaanku sendiri,
seandainya cintaku bersambut, mungkinkah rasa ini kan mereda?
duhai hati yang sedang kasmaran,
inikah rasa cinta itu?
duhai jiwa yang melayang,
mungkinkah kau kembali berpijak pada tempatmu?
pesonamu sungguh mewarnai hidupku
kebaikanmu mengalihkan perhatianku
senyumanmu mendamaikan hatiku
semoga hidupku dan hidupmu dapat menyatu
dalam pelabuhan cinta
dan bersama mengarungi samudera kehidupan
hingga akhir masa
Minggu, 22 Januari 2012
Cinta Dalam Diam
ketika hatimu bergetar saat melihatnya
dan kau selalu memikirkannya
bahkan hal kecilpun selalu kau kenang
dan kau pun tak tahu apa yang terjadi padamu
mungkin, saat itu kau jatuh cinta
inilah yg kini kurasakan,
dia terkadang membuatku serasa di neraka
namun di lain kesempatan dia membuatku serasa di surga
terlalu lama ku menutup hatiku untuk menerima kehadiran seseorang
namun kali ini kurasakan berbeda,
aku berharap dia pun sama merasakan apa yang kurasa
meski aku tak berharap banyak darinya
kucoba menerima dia apa adanya dan masa lalunya
karena bagiku, saat ini dia baik terhadapku
aku terlalu naif untuk berkata cinta,
namun tak dapat kupungkiri gejolak hati ini
ah, seandainya dia tahu apa yg kurasa
entah mengapa sulit rasanya menyatakan cinta ini
padahal hampir tiap hari aku bertemu dia
sampai kapan kumencintainya dalam diam?
dan kau selalu memikirkannya
bahkan hal kecilpun selalu kau kenang
dan kau pun tak tahu apa yang terjadi padamu
mungkin, saat itu kau jatuh cinta
inilah yg kini kurasakan,
dia terkadang membuatku serasa di neraka
namun di lain kesempatan dia membuatku serasa di surga
terlalu lama ku menutup hatiku untuk menerima kehadiran seseorang
namun kali ini kurasakan berbeda,
aku berharap dia pun sama merasakan apa yang kurasa
meski aku tak berharap banyak darinya
kucoba menerima dia apa adanya dan masa lalunya
karena bagiku, saat ini dia baik terhadapku
aku terlalu naif untuk berkata cinta,
namun tak dapat kupungkiri gejolak hati ini
ah, seandainya dia tahu apa yg kurasa
entah mengapa sulit rasanya menyatakan cinta ini
padahal hampir tiap hari aku bertemu dia
sampai kapan kumencintainya dalam diam?
Minggu, 09 Oktober 2011
saat kecewa menjadi berkah
semua orang pasti tak ingin merasakan sakit, penderitaan, kesengsaraan, atau hal-hal yang menyakitkan dalam hidupnya. namun, kenyataan tak sesuai dengan harapan. hidup selalu berganti, kadang senang kadang sedih, bagaikan malam dan siang yang tak terpisahkan. saat ku pilih untuk mencintainya, aku siapkan diri tuk merasakan sakitnya ditinggalkan. ku coba tuk belajar mencintai seseorang, beberapa kali berkenalan dengan seorang laki-laki, namun sayang hanya dalam hitungan hari perkenalanpun akhirnya berakhir dengan sakit hati yang kurasa. sempat terlintas, marahkah Tuhan padaku saat ku coba membuka hati untuk mencintai seorang laki-laki? salahkah aku jika aku jatuh cinta pada lawan jenis? aku tak pernah tahu rencana Tuhan dalam hidupku. sakit yang kurasa akhirnya menjadi berkah ketika aku mengikhlaskan hidupku hanya pada TUhanku. sedih, menangis, kecewa sangatlah wajar, bukankah aku adalah manusia? rasanya bagaikan di tampar ketika ujian itu menghampiri. rasanya sakiiitttt dan periiihhhh. tapi aku masih percaya, Tuhanku takkan membiarkan aku sendiri. Dia Maha Pengasih dan Maha Penyayang. hanya dalam sekejap kecewa yang kurasa berubah menjadi berkah yang berharga. karena kini, aku belajar untuk dapat menerima kenyataan dan menerima kehendak Tuhan dalam hidupku. pilihanku terkadang salah, tapi aku yakin Tuhan ada bersamaku :)
Sabtu, 06 Agustus 2011
Dengarkan Hatimu :)
Disaat hatimu tak dapat lagi menentukan pilihan, rehatlah sejenak. Hatimu pun butuh istirahat tuk menjernihkan kembali pada posisinya semula. Ingatkah kau, hatimu ketika lahir begitu suci, bersih tanpa noda. Seiring bertambahnya usiamu, pemikiranmu, dan kedewasaanmu, tengoklah hatimu, ada berapa luka disana? Tak terasakah kau saat hatimu serasa disayat-sayat, dimutilasi, perih karena perbuatanmu? Ada saatnya hatimu merasa lelah dan jengah dengan sikap dan keputusanmu. Dia hanya bisa terdiam ketika peringatannya tak kau hiraukan. Dia hanya bisa merasakan sakit akibat tingkahmu. Kini hatimu butuh waktu tuk memulihkan ke kondisi semula. Memang, bekas luka takkan hilang begitu saja, terkadang luka tersebut tumbuh kembali di kala hatimu belum sembuh benar dan kau paksakan ia tuk mengikuti keinginanmu. Hatimu juga butuh hidup. Kurangilah egomu, mengertilah hatimu, karena hati hanya ingin kebaikan untuk hidupmu. Sekarang, dengarlah keluhan hatimu, meski bayang-bayang masa lalu akan kembali hadir, terimalah. Hatimu hanya ingin kau mengihklaskan apa yang pernah terjadi. Hatimu tak ingin menyimpan dendammu, dia terlalu berat sebagai tempat penyimpan dendam-dendammu yang tak beralasan. Ikhlaskanlah agar hatimu tenang dan damai, biarkanlah dia ceria seperti sedia kala dan siap menemanimu menjalani kehidupan ini. Andai hatimu bisa bicara, dia kan katakan “jangan sakiti aku lagi”.
Sabtu, 23 Juli 2011
Cinta dimasa SMA, cinta monyet ataukah cinta yang sesungguhnya?
Ada kisah salah satu muridku yang tiba-tiba bertanya ketika kegiatan belajar mengajar akan berakhir, sebut saja namanya Deden.
Deden : “bu boleh tidak aku curhat?”
Bu widi : “kamu berani bayar ibu berapa?”
Deden : “yah ibu mah, pake bayaran jeh, ga jadi dech!”
Beberapa saat kemudian, “bu beneran nih aku pingin banget curhat ma ibu, boleh ya?”
Bu widi : “memangnya kamu mau curhat tentang apa?”
Deden : “masalah hati bu, boleh ya?”
Bu widi : “kamu yakin mau cerita di sini, kan banyak teman-temanmu yang tahu nanti”
Deden : “ga papa bu, bener nih bu boleh?”
Bu widi : “ya silahkan aja klo kamu ga malu yang lain tahu masalahmu”
Deden : “gini bu, aku punya cewe, tapi dia minta aku melupakan dia bu, sedangkan aku dah cinta mati ma dia bu.”
Bu widi : “mungkin dia dah ga cinta lagi ma kamu”.
Deden : “nggak bu, dia bilang justru karena dia sayang ma aku dia minta aku melupakan dia dan mencari penggantinya. Hatiku dah mantap ma dia bu, Cuma dia.”
Bu widi : “lah….bukannya itu bagus, berarti kamu bias nyari cewe lain yang lebih baik dari dia.”
Deden : “yah ibu mah, aku kan dah bilang aku cinta mati ma dia bu. Aku ga bias mencintai cewe lain.”
Bu widi : “terus kenapa dia bias nyuruh kamu melupakan dia, masalahnya apa?”
Deden : “dia mau bekerja di luar negeri bu, dia bilang aku ga usah nunggu dia, dan minta tuk mencoba nyari cewe yang lain. Padahal aku dah bilang aku mau menunggu dia dan akan tetap setia padanya, tapi dia maksa agar aku melupakan dia bu, aku harus gimana dong bu?”
Bu widi : “ya udah cari aja cewe lain yang lebih baik. Lagi pula ngapain juga kamu nunggu dia, sakit loh!”
Deden : “iya sih bu, tapi aku ga mau putus ma dia bu. Aku masih cinta ma dia. Aku Cuma saying ama dia”
Bu widi : “ya klo gitu, silahkan saja kamu menyakiti dirimu sendiri, klo dia ngomong seperti itu berarti dia dah ga cinta lagi ma kamu.”
Deden : “ah ibu mah, trus aku mesti gimana bu?”
Bu widi : “lupakan dia, dan focus tuk belajar, klo kamu memang berjodoh sama dia, nanti juga akan dipertemukan lagi. Sekarang kamu belajar aja yang benar, biar jadi orang sukses, klo dah sukses cewe manapun yang kamu mau pasti dapat.”
Deden : “tapi susah bu, aku ga bias melupakannya”
Bu widi : “di coba aja, nanti juga kamu bias melupakannya, apalagi kalo ada cewe lain yang menggaet hatimu, dia pasti hilang dari ingatanmu”
Deden : “ga akan mungkin bu, cintaku hanya untuk dia”
Haduh-haduh, aku ga nyangka muridku bias seperti itu, padahal kalo dilihat dari tampangnya seperti preman, namun hatinya ternyata bias melo juga.
Ini hanyalah sepenggal kisahku dengan murid-muridku. Pertama kali mengajar aku mendapatkan kelas XI TKR 2 (Teknik Kendaraan Ringan), dimana sekelas muridnya cwo smua. Awalnya aku ragu, apakah bias aku menghadapi mereka terutama kenakalan mereka, karena denger-denger dari cerita guru-guru lain bahwa kelas XI TKR 2 susah diatur. Aku masih ingat tatapan mereka ketika pertama kali aku masuk, ada yang biasa saja, ada juga yg dengan tatapan genit sambil senyam-senyum, ada juga yang langsung to the point menggoda. Maklumlah, mereka bersikap seperti itu karena kondisiku yang masih single. Dengan berjalannya waktu, akhirnya aku bias juga menaklukan hati mereka, meski butuh kesabaran yang benar-benar ekstra! Butuh pendekatan dari hati ke hati dengan mereka, apalagi aku baru lulus dari salah satu perguruan tinggi yang ada di Indramayu dan belum memiliki banyak pengalaman. Modalku adalah nekat dengan niat yang baik. Karena aku pun sewaktu di kampus aktif di beberapa organisasi kampus dan berkomunikasi dengan beberapa mahasiswa dan mahasiswi. Mengenai murid-murid yang menggodaku, awalnya aku dibuat stress oleh mereka! Sewaktu di kampus dulu, ada beberapa adik tingkat yang dating dan menembak (alias menyatakan cinta), bagiku tidak jadi masalah, aku hanya ucapkan terimakasih dan kita cukup berteman saja. SELESAI. Kini, yang aku hadapi adalah murid-muridku, dimana aku tidak bias menyamakan mereka dengan adik2 tingkatku yang menyatakan cinta. Huff, benar-benar beban mental dan psikologis. Tiap hari dapat sms “selamat pagi”, “selamat siang”, “selamat malam”, “met bobo”, “gingapainbu?” sampai kirim sms puisi. Smuanya aku nikmati dan berusaha memahami gejolak mereka yang memang dimasa-masa puber.
Aku ingin memunculkan sikap pertemanan dengan mereka, karena sesungguhnya mereka jenuh dengan sikap guru yang hanya bias marah-marah tanpa mau mendengarkan keluhan mereka. Di awal memulai pdkt, aku sering bertanya, ko bias ya? Aku kan guru mereka? Tapi, akhirnya aku menyadari bahwa mereka pun memiliki perasaan yang sebetulnya mereka sendiri juga sedang mempelajari untuk mengendalikannya. Yupz, kini ketika mereka naik ke kelas XII dan aku tidak mengajar mereka lagi, yang ada justru kerinduan, baik aku merindukan mereka dan mereka yang merindukanku. Aku rindu sikap mereka yang terkadang masih kekanak-kanakan ketika meminta perhatianku untuk menjelaskan materi yang belum mereka pahami. Mereka adalah bagian dari sejarah hidupku. Banyak pelajaran yang aku dapatkan dari mereka. Aku belajar kesabaran, pengertian, kasihsayang dan cinta karena mereka. Mendengar cerita dari wali kelas mereka yang mengatakan bahwa meraka kecewa ketika aku tidak mengajar mereka lagi, aku hanya bias tersenyum. Mungkin ini yang terbaik untuk semuanya. Saling menjaga hati.
Terimakasih untukmu, Murid-muridku
Deden : “bu boleh tidak aku curhat?”
Bu widi : “kamu berani bayar ibu berapa?”
Deden : “yah ibu mah, pake bayaran jeh, ga jadi dech!”
Beberapa saat kemudian, “bu beneran nih aku pingin banget curhat ma ibu, boleh ya?”
Bu widi : “memangnya kamu mau curhat tentang apa?”
Deden : “masalah hati bu, boleh ya?”
Bu widi : “kamu yakin mau cerita di sini, kan banyak teman-temanmu yang tahu nanti”
Deden : “ga papa bu, bener nih bu boleh?”
Bu widi : “ya silahkan aja klo kamu ga malu yang lain tahu masalahmu”
Deden : “gini bu, aku punya cewe, tapi dia minta aku melupakan dia bu, sedangkan aku dah cinta mati ma dia bu.”
Bu widi : “mungkin dia dah ga cinta lagi ma kamu”.
Deden : “nggak bu, dia bilang justru karena dia sayang ma aku dia minta aku melupakan dia dan mencari penggantinya. Hatiku dah mantap ma dia bu, Cuma dia.”
Bu widi : “lah….bukannya itu bagus, berarti kamu bias nyari cewe lain yang lebih baik dari dia.”
Deden : “yah ibu mah, aku kan dah bilang aku cinta mati ma dia bu. Aku ga bias mencintai cewe lain.”
Bu widi : “terus kenapa dia bias nyuruh kamu melupakan dia, masalahnya apa?”
Deden : “dia mau bekerja di luar negeri bu, dia bilang aku ga usah nunggu dia, dan minta tuk mencoba nyari cewe yang lain. Padahal aku dah bilang aku mau menunggu dia dan akan tetap setia padanya, tapi dia maksa agar aku melupakan dia bu, aku harus gimana dong bu?”
Bu widi : “ya udah cari aja cewe lain yang lebih baik. Lagi pula ngapain juga kamu nunggu dia, sakit loh!”
Deden : “iya sih bu, tapi aku ga mau putus ma dia bu. Aku masih cinta ma dia. Aku Cuma saying ama dia”
Bu widi : “ya klo gitu, silahkan saja kamu menyakiti dirimu sendiri, klo dia ngomong seperti itu berarti dia dah ga cinta lagi ma kamu.”
Deden : “ah ibu mah, trus aku mesti gimana bu?”
Bu widi : “lupakan dia, dan focus tuk belajar, klo kamu memang berjodoh sama dia, nanti juga akan dipertemukan lagi. Sekarang kamu belajar aja yang benar, biar jadi orang sukses, klo dah sukses cewe manapun yang kamu mau pasti dapat.”
Deden : “tapi susah bu, aku ga bias melupakannya”
Bu widi : “di coba aja, nanti juga kamu bias melupakannya, apalagi kalo ada cewe lain yang menggaet hatimu, dia pasti hilang dari ingatanmu”
Deden : “ga akan mungkin bu, cintaku hanya untuk dia”
Haduh-haduh, aku ga nyangka muridku bias seperti itu, padahal kalo dilihat dari tampangnya seperti preman, namun hatinya ternyata bias melo juga.
Ini hanyalah sepenggal kisahku dengan murid-muridku. Pertama kali mengajar aku mendapatkan kelas XI TKR 2 (Teknik Kendaraan Ringan), dimana sekelas muridnya cwo smua. Awalnya aku ragu, apakah bias aku menghadapi mereka terutama kenakalan mereka, karena denger-denger dari cerita guru-guru lain bahwa kelas XI TKR 2 susah diatur. Aku masih ingat tatapan mereka ketika pertama kali aku masuk, ada yang biasa saja, ada juga yg dengan tatapan genit sambil senyam-senyum, ada juga yang langsung to the point menggoda. Maklumlah, mereka bersikap seperti itu karena kondisiku yang masih single. Dengan berjalannya waktu, akhirnya aku bias juga menaklukan hati mereka, meski butuh kesabaran yang benar-benar ekstra! Butuh pendekatan dari hati ke hati dengan mereka, apalagi aku baru lulus dari salah satu perguruan tinggi yang ada di Indramayu dan belum memiliki banyak pengalaman. Modalku adalah nekat dengan niat yang baik. Karena aku pun sewaktu di kampus aktif di beberapa organisasi kampus dan berkomunikasi dengan beberapa mahasiswa dan mahasiswi. Mengenai murid-murid yang menggodaku, awalnya aku dibuat stress oleh mereka! Sewaktu di kampus dulu, ada beberapa adik tingkat yang dating dan menembak (alias menyatakan cinta), bagiku tidak jadi masalah, aku hanya ucapkan terimakasih dan kita cukup berteman saja. SELESAI. Kini, yang aku hadapi adalah murid-muridku, dimana aku tidak bias menyamakan mereka dengan adik2 tingkatku yang menyatakan cinta. Huff, benar-benar beban mental dan psikologis. Tiap hari dapat sms “selamat pagi”, “selamat siang”, “selamat malam”, “met bobo”, “gingapainbu?” sampai kirim sms puisi. Smuanya aku nikmati dan berusaha memahami gejolak mereka yang memang dimasa-masa puber.
Aku ingin memunculkan sikap pertemanan dengan mereka, karena sesungguhnya mereka jenuh dengan sikap guru yang hanya bias marah-marah tanpa mau mendengarkan keluhan mereka. Di awal memulai pdkt, aku sering bertanya, ko bias ya? Aku kan guru mereka? Tapi, akhirnya aku menyadari bahwa mereka pun memiliki perasaan yang sebetulnya mereka sendiri juga sedang mempelajari untuk mengendalikannya. Yupz, kini ketika mereka naik ke kelas XII dan aku tidak mengajar mereka lagi, yang ada justru kerinduan, baik aku merindukan mereka dan mereka yang merindukanku. Aku rindu sikap mereka yang terkadang masih kekanak-kanakan ketika meminta perhatianku untuk menjelaskan materi yang belum mereka pahami. Mereka adalah bagian dari sejarah hidupku. Banyak pelajaran yang aku dapatkan dari mereka. Aku belajar kesabaran, pengertian, kasihsayang dan cinta karena mereka. Mendengar cerita dari wali kelas mereka yang mengatakan bahwa meraka kecewa ketika aku tidak mengajar mereka lagi, aku hanya bias tersenyum. Mungkin ini yang terbaik untuk semuanya. Saling menjaga hati.
Terimakasih untukmu, Murid-muridku
Rabu, 20 Juli 2011
Ketika Cinta Menghampiri
cinta tak pernah kupelajari di bangku sekolah, kuliah atau pun dari orang tua, cinta datang dengan sendirinya menghampiriku dan mengajakku tuk mengenalnya. berbagai orang hadir, ada yg sekedar lewat, dan berlalu dalam kehidupanku smuanya mengajarkan cinta kepadaku. ada yg membuatku serasa melayang terbuai angan-angan indah bak putri raja yang dilayani sang pangeran, kadang ada yang membuatku hanya terdiam terpaku, bingung harus berbuat apa, ada pula yang menyayat hatiku, serasa periiiih mencengkeram, dan itu semua kulalui dengan menerimanya, karena inilah takdirku. inilah pelajaran berharga yang Tuhan ajarkan padaku. tak ada KTSP, SILABUS, RPP, atau administrasi guru yang biasa aku buat diawal memulai Kegiatan Belajar Mengajar. Pelajaran cinta bukanlah teori, melainkan Tuhan menghadapkanku pada kenyataan CINTA. dan kini aku berada pada posisi diantara dua pilihan, karena CINTA yang kini hadir justru memperumitku dan memaksaku tuk memilih, CINTA SEMU atau CINTA HAKIKI?
Senin, 21 Juni 2010
saya kini @_@
hidup ini ternyata unik. saya tak pernah membayangkan akan menjalani hidup seunik ini. semasa SMP saya membayangkan ingin menjadi gadis yang tomboy, suka naik sepeda, dan banyak bergaul dengan teman-teman cowo. karena pada saat itu saya adalah gadis yang pendiam, kuper, dan pemalu terutama sama cowo.
ketika tingkat SLTA keinginanpun berubah, saya membaayangkan menjadi gadis yang baik, ramah, lemah lembut, penuh kasih dan mandiri. saya tidak ingat apa alasan ingin menjadi gadis seperti itu. namun, hal ini ternyata mempengaruhi sikap dan sifat saya ketika masuk ke perguruan tinggi.
dan pada saat kuliahlah saya merasakan sebuah perubahan yang begitu dahsyat!!!
bertemu dengan orang-orang yang tak pernah saya rencanakan di dunia ini. masuk ke beberapa organisasi yang menjadikan saya berusaha mengerti untuk apa saya hidup di dunia ini? dan berusaha memahami siapa saya?
dan ketika lulus kuliah, hidup semakin rumit. saya mempertanyakan kembali apa yang telah saya yakini. bahkan saya meragukan eksistensi Tuhan. untuk beberapa waktu, tanpa saya sadari saya telah menjadi seorang atheis.
tapi ternyata Tuhan mempunyai rencana lain. pertanyaan-pertanyaan yang muncul perlahan mulai terjawab. Tuhan memberiku teman yang tak pernah meninggalkanku dan bahkan selalu mengajakku tuk mempertegas keyakinanku. adalah qur'an. ketika membacanya dan memahami terjemahannya, saya merasa diajak berdebat dan melunturkan keraguan saya terhadap eksistensi Tuhan.
dan kini, saya hanya ingin menjadi hamba Tuhan. "hidup ini indah bila kau tahu cara tuk menjalaninya". inilah nasehat yang begitu menyentuh hati saya. jadi, saya serahkan hidup ini seperti apa yang Tuhan inginkan, dan inilah mesteri yang harus saya temukan dan selesaikan.
ketika tingkat SLTA keinginanpun berubah, saya membaayangkan menjadi gadis yang baik, ramah, lemah lembut, penuh kasih dan mandiri. saya tidak ingat apa alasan ingin menjadi gadis seperti itu. namun, hal ini ternyata mempengaruhi sikap dan sifat saya ketika masuk ke perguruan tinggi.
dan pada saat kuliahlah saya merasakan sebuah perubahan yang begitu dahsyat!!!
bertemu dengan orang-orang yang tak pernah saya rencanakan di dunia ini. masuk ke beberapa organisasi yang menjadikan saya berusaha mengerti untuk apa saya hidup di dunia ini? dan berusaha memahami siapa saya?
dan ketika lulus kuliah, hidup semakin rumit. saya mempertanyakan kembali apa yang telah saya yakini. bahkan saya meragukan eksistensi Tuhan. untuk beberapa waktu, tanpa saya sadari saya telah menjadi seorang atheis.
tapi ternyata Tuhan mempunyai rencana lain. pertanyaan-pertanyaan yang muncul perlahan mulai terjawab. Tuhan memberiku teman yang tak pernah meninggalkanku dan bahkan selalu mengajakku tuk mempertegas keyakinanku. adalah qur'an. ketika membacanya dan memahami terjemahannya, saya merasa diajak berdebat dan melunturkan keraguan saya terhadap eksistensi Tuhan.
dan kini, saya hanya ingin menjadi hamba Tuhan. "hidup ini indah bila kau tahu cara tuk menjalaninya". inilah nasehat yang begitu menyentuh hati saya. jadi, saya serahkan hidup ini seperti apa yang Tuhan inginkan, dan inilah mesteri yang harus saya temukan dan selesaikan.
Kamis, 12 November 2009
AHMAD MUHAMMAD JAMAL
Ahmad Muhammad Jamal lahir di Mekkah Al-Mukarramah, tahun 1343 H/1924 M. beliau seorang Da’I, Penulis dan Sastrawan.
Pendapat Ahmad Muhammad Jamal,
“generasi muda itu unsur terpenting yang akan memegang urusan masa depan. Karena itu, pertumbuhan mereka harus diperhatikan, diberi pengetahuan yang mereka butuhkan, dan Islam disampaikan kepada mereka dengan metode yang menyenangkan, menarik, dan bertahap. Sebagaimana Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam menyampaikan nasihat kepada para sahabat, secara bertahap dan berselang, untuk menghindari kejenuhan.
Pendapat Ahmad Muhammad Jamal,
“generasi muda itu unsur terpenting yang akan memegang urusan masa depan. Karena itu, pertumbuhan mereka harus diperhatikan, diberi pengetahuan yang mereka butuhkan, dan Islam disampaikan kepada mereka dengan metode yang menyenangkan, menarik, dan bertahap. Sebagaimana Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam menyampaikan nasihat kepada para sahabat, secara bertahap dan berselang, untuk menghindari kejenuhan.
HAJI MUHAMMAD AMIN AL-HUSAINI
Muhammad Amin lahir di Al-Quds tahun 1893. Beliau adalah seorng Mufti Besar dan Mujahid Agung.
Komentar Muhammad Amin tentang keberadaan tentara yang dibentuknya,
“kader-kader ini akan menjadi teladan yang harus dicontoh pasukan di masa mendatang. Anggotanya terdiri dari putra Negara-negara besar Arab; Maroko, Tunisia, Mesir, Irak, Palestina, dan lain-lain. Pasukan ini harus menjadi sarana pembebasan unsure-unsur umat dan pelopor persatuan. Saat ini, umat kita disekat dengan batas wilayah sejak masa-masa kemunduran dan penjajahan, sehingga muncul perbedaan logat bahasa dan tradisi. Karena itu, harus ada upaya menyatukan kembali umat dan tsaqofahnya.”
“solusi masalah Palestina tidak terwujud dengan mengalah dan menelantarkan hak-hak rakyat Palestina, hingga memupuskan harapn bangsa Palestina untuk hidup mulia. Masalah Palestina tidak member tempat sedikitpun untuk kehidupan damai berdampingan dengan musuh. Sebab, kita tahu dengan yakin bahwa musuh tidak ingin hidup berdampigan dengan seorang pun. Mereka hanya ingin mengulur-ngulur waktu untuk menimpakan kerugian pada umat, keselamatan, masa depan generasi, dan merampas segala milik kita. Mereka meyakini Negara milik mereka secara keseluruhan, bahkan seluruh alam milik mereka. Keyakinan Yahudi seperti ini diketahui setiap orang yang mempelajari sejarah Yahudi, buku-buku, masa lalu, dan masa sekarang mereka. Mereka menipu kita untuk mencari saat yang tepat melaksanakan rencana-rencana busuk,”
“masalah Palestina hanya dipandang dari satu cara pandang. Yaitu, pandangan Yahudi dan Zionis dan mengabaikan pandangan-pandangan bangsa Arab…”
“hak bangsa Arab terhadap Palestina dimulai sejak ribuan tahun. Sedangkan Yahudi hanyalah kelompok zalim, sewenang-wenang dan perampas. Ditambah lagi ambisinya yang tidak hanya ingin menguasai Palestina, tetapi seluruh Negara Arab yang berdekatan dengannya, termasuk tempat-tempat suci kami. Pada kesempatan ini, saya ingin mengatakan kepada kalian, bahwa pemerintah Inggris adalah pemrakarsa perjanjian Bolfour, yang mengangkut dan melindungi imigran Yahudi ke Palestina, serta member perlindungan kepada pemimpin mereka sampai saat ini. Al-Quranul Karim yang kami imani, mendasari hidup dan mati kami itu mengutuk Yahudi, sebagaimana kutukan kitab Taurat dan Injil terhadap mereka. Kesewenanggg-wenangan mereka terhadap tanah suci, harus kami cegah dengan harta dan nyawa kami.
Dukungan kalian yang terang-terangan kepada musuh kamu dan sikap permusuhan kalian terhadap bangsa Arab, menjadikan kami ingin memutuskan hubungan dengan Negara kalian, membatalkan transaksi-transaksi perusahaan-perusahaan kalian di negeri kami, dan menghapus hak-hak istimewa yang kami berikan kepada perusahaan tersebut. Kami tidak tergesa-gesa melakukan tindakan seperti ini, karena mengharap Amerika mengevaluasi dirinya dan memperbaiki sikapnya terhadap masalah Palestina. Lalu, beralih dari mendukung kebatilan yang jelas menjadi memberi dukungan kepada kepentingan ekonomi kalian di negeri kami…”
Komentar Muhammad Amin tentang keberadaan tentara yang dibentuknya,
“kader-kader ini akan menjadi teladan yang harus dicontoh pasukan di masa mendatang. Anggotanya terdiri dari putra Negara-negara besar Arab; Maroko, Tunisia, Mesir, Irak, Palestina, dan lain-lain. Pasukan ini harus menjadi sarana pembebasan unsure-unsur umat dan pelopor persatuan. Saat ini, umat kita disekat dengan batas wilayah sejak masa-masa kemunduran dan penjajahan, sehingga muncul perbedaan logat bahasa dan tradisi. Karena itu, harus ada upaya menyatukan kembali umat dan tsaqofahnya.”
“solusi masalah Palestina tidak terwujud dengan mengalah dan menelantarkan hak-hak rakyat Palestina, hingga memupuskan harapn bangsa Palestina untuk hidup mulia. Masalah Palestina tidak member tempat sedikitpun untuk kehidupan damai berdampingan dengan musuh. Sebab, kita tahu dengan yakin bahwa musuh tidak ingin hidup berdampigan dengan seorang pun. Mereka hanya ingin mengulur-ngulur waktu untuk menimpakan kerugian pada umat, keselamatan, masa depan generasi, dan merampas segala milik kita. Mereka meyakini Negara milik mereka secara keseluruhan, bahkan seluruh alam milik mereka. Keyakinan Yahudi seperti ini diketahui setiap orang yang mempelajari sejarah Yahudi, buku-buku, masa lalu, dan masa sekarang mereka. Mereka menipu kita untuk mencari saat yang tepat melaksanakan rencana-rencana busuk,”
“masalah Palestina hanya dipandang dari satu cara pandang. Yaitu, pandangan Yahudi dan Zionis dan mengabaikan pandangan-pandangan bangsa Arab…”
“hak bangsa Arab terhadap Palestina dimulai sejak ribuan tahun. Sedangkan Yahudi hanyalah kelompok zalim, sewenang-wenang dan perampas. Ditambah lagi ambisinya yang tidak hanya ingin menguasai Palestina, tetapi seluruh Negara Arab yang berdekatan dengannya, termasuk tempat-tempat suci kami. Pada kesempatan ini, saya ingin mengatakan kepada kalian, bahwa pemerintah Inggris adalah pemrakarsa perjanjian Bolfour, yang mengangkut dan melindungi imigran Yahudi ke Palestina, serta member perlindungan kepada pemimpin mereka sampai saat ini. Al-Quranul Karim yang kami imani, mendasari hidup dan mati kami itu mengutuk Yahudi, sebagaimana kutukan kitab Taurat dan Injil terhadap mereka. Kesewenanggg-wenangan mereka terhadap tanah suci, harus kami cegah dengan harta dan nyawa kami.
Dukungan kalian yang terang-terangan kepada musuh kamu dan sikap permusuhan kalian terhadap bangsa Arab, menjadikan kami ingin memutuskan hubungan dengan Negara kalian, membatalkan transaksi-transaksi perusahaan-perusahaan kalian di negeri kami, dan menghapus hak-hak istimewa yang kami berikan kepada perusahaan tersebut. Kami tidak tergesa-gesa melakukan tindakan seperti ini, karena mengharap Amerika mengevaluasi dirinya dan memperbaiki sikapnya terhadap masalah Palestina. Lalu, beralih dari mendukung kebatilan yang jelas menjadi memberi dukungan kepada kepentingan ekonomi kalian di negeri kami…”
Langganan:
Postingan (Atom)

